Showing posts with label Hormon. Show all posts
Showing posts with label Hormon. Show all posts

Wednesday, April 15, 2015

Tak Perlu Risau Rambut Rontok Saat Hamil

JEGEG-BEAUTY, Pernahkah Anda khawatir karena mengalami rambut rontok saat hamil? Sementara, wanita hamil lainnya justru rambutnya lebih lebat dan berkilau karena peningkatan hormon estrogen. Apa sebabnya?

Menurut dokter Manny Alvarez seperti dikutip dari Foxnews.com, rambut rontok saat hamil  terjadi akibat perubahan hormonal pada tubuh. Jika kadar hormon progesteron yang meningkat, maka dapat rambut menjadi kering hingga rapuh dan mudah patah.

Rendahnya hormon tiroid saat hamil juga dapat menyebabkan rambut rontok. Menurut Alvarez, sekitar 40 persen wanita hamil mengeluh rambutnya rontok. Sementara wanita lainnya mengalami kerontokan setelah melahirkan.

Selain masalah hormonal, kekurangan mineral saat hamil juga berdampak buruk bagi rambut indah Anda. Selama hamil, wanita rentan mengalami kekurangan zat besi sehingga menyebabkan rambut rontok.

Kekurangan vitamin juga memengaruhi rambut Anda menjadi tipis. Menurut Alvarez, banyak ibu hamil yang kekurangan vitamin B kompleks setelah melahirkan.

Selama hamil, pastikan Anda menjalani pola makan seimbang. Nutrisi penting untuk menjaga pertumbuhan sel yang baik agar folikel rambut tetap sehat. Konsumsi ubi jalar, bawang putih dan tomat, lanjut Alvarez, baik untuk mengatasi rambut rontok.

Menurut Alvarez, wanita pun tak perlu khawatir karena rambut rontok hanya terjadi sementara waktu.

Wednesday, April 1, 2015

Jangan Sembarang Beli Ayam Potong

JEGEG-BEAUTY, Berhati-hatilah ketika membeli ayam potong. Beberapa peternak rupanya telah menyuntik ayam dengan hormon estrogen. Hormon tersebut disuntikkan untuk mempercepat pertumbuhan hewan sehingga dikenal dengan hormon pertumbuhan (growth hormone).

Menurut Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM-UI) Agustin Kusumayati, konsumsi ayam yang disuntik hormon dapat memengaruhi hormon anak laki-laki yang masih dalam masa pertumbuhan."Kalau anak kita laki-laki suka sekali makan ayam yang gemuk-gemuk, sementara ayam di peternakan disuntik hormon, dan hormonnya itu hormon perempuan (estrogen), jangan heran penisnya bisa menjadi kecil," kata Agustin dalam diskusi keamanan pangan di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (1/4/2015).

Tak hanya itu, menurut Agustin, hal tersebut juga bisa membuat perilaku anak laki-laki menjadi seperti perempuan. Adapun bagi anak perempuan, terlalu banyak konsumsi ayam yang disuntik hormon dapat mempercepat datangnya haid."Misalnya sekarang ada anak-anak usia 9 tahun yang sudah haid. Padahal biasanya umur 11 atau 12 tahun," kata Agustin.

Meskipun dilarang, Agustin menduga masih ada peternak yang menyuntikkan hormon tersebut. Sayangnya, tidak mudah membedakan ayam yang disuntik hormon ataupun yang tidak. Namun, biasanya, ayam yang disuntik hormon adalah ayam negeri dan secara fisik terlihat gemuk.

Tak hanya ayam, hewan ternak lain, seperti sapi, juga bisa disuntik hormon. Namun, menurut Agustin, jumlah kasusnya sangat sedikit jika dibanding ayam.Selain itu, menurut Agustin, ayam yang diberi suntikan tersebut bisa saja ditemukan di pasar tradisional ataupun swalayan. Agustin pun meminta konsumen untuk lebih pandai memilih makanan yang akan dikonsumsi.