Showing posts with label Vegetarian. Show all posts
Showing posts with label Vegetarian. Show all posts

Monday, March 23, 2015

Cara Terhindar Kander Usus Besar

JEGEG-BEAUTY,  Sudah sejak lama sejumlah makanan disebut mampu mencegah atau bahkan menjadi faktor risiko dari segala jenis kanker, termasuk kanker kolorektal atau kanker usus besar

Mengonsumsi daging merah memiliki hubungan yang erat dengan peningkatan risiko kanker kolorektal yang kini berada di posisi tiga jenis kanker paling ditakuti. Para peneliti pun menyarankan untuk menjalani diet tinggi serat agar terhindar dari kanker kolorektal.

Beberapa tahun lalu, 77.000 orang dewasa dilibatkan dalam satu penelitian yang dilakukan Loma Linda University di California, Amerika Serikat. Mereka yang menjalani diet tinggi serat berada pada risiko yang lebih rendah dari kanker kolorektal atau usus besar dan kanker rektum dibandingkan oleh mereka yang tidak melakukannya.

"Mereka yang diet tinggi serat, memiliki risiko 22 lebih rendah untuk semua jenis kanker, 19 persen untuk kanker kolorektal, dan 29 lebih rendah dari risiko kanker dubur (kanker rektal)," kata Michael J. Orlich dari Loma Linda University dikutip dari situs Health Me Up pada Kamis (12/3/2015)

Dilanjutkan Michael, penelitian ini juga menunjukkan bahwa individu yang menjalani pola hidup sebagai vegetarian dan menjauhi diri dari aktivitas tidak menyehatkan seperti mengonsumsi alkohol, tidak mau bergerak, dan merokok dapat terhindar dari serangan kanker.

Selain itu, penelitian yang telah diterbitkan ke dalam JAMA Internal Medicine dapat terhindar dari risiko obesitas, hipertensi, diabetes, dan kematian dini akibat penyakit kardiovaskular lainnya.

Michael juga berpesan jadilah seorang vegetarian untuk menurunkan risiko kanker kolorektal.

Friday, March 20, 2015

Turunkan Tensi dengan Pola Makan Vegetarian

JEGEG-BEAUTY, Kebiasaan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan terbukti banyak manfaatnya bagi kesehatan, salah satunya adalah membantu menurunkan tekanan darah.

Riset terbaru para ahli asal Jepang mengindikasikan, pola makan yang didominasi sayur dan buah-buahan (vegetarian) dapat membantu mengendalikan tensi darah.Hasil tinjauan terhadap 7 uji klinis dan 39 penelitian melibatkan 22 ribu responden menyatakan, mereka yang menerapkan diet vegetarian memiliki tensi darah yang jauh lebih rendah dibanding yang menyantap daging.

Bila dirata-rata, penurunan tensi dari berbagai penelitian itu berkisar antara 5 hingga 7 milimeter merkuri (mm/Hg) untuk sistolik, dan antara 2 hingga 5 mm/Hg  untuk diastolik. Walau hasil penurunannya tak besar, namun ini cukup untuk mengurangi risiko serangan jantung. Penurunan tekanan diastolik  hingga 5 mm Hg, menurut para ahli, berkaitan dengan penurunan risiko 9 persen kematian akibat jantung koroner dan 14 persen risiko lebih rendah kematian akibat stroke.

Peneliti mengatakan, penurunan tekanan ini terlepas dari jenis diet vegetarian yang dilakukan responden. Apakah itu hanya mengonsumsi sayur, kacang, buah ; atau dengan tetap menyantap telur, ikan, dan produk susu;  atau hanya mengindari daging ; atau vegan (sepenuhnya menghindari produk hewan termasuk susu).

Peneliti dari National Cerebral and Cardiovascular Center, Osaka, Yoko Yokoyama menyatakan, tidak ditemukan perbedaan besar secara statistik antara jenis pola makan vegetarian dalam studi ini.  Hal ini mungkin disebabkan sedikitnya penelitian khusus vegan. Akibatnya, peneliti tidak punya data kuat secara statistik untuk mempengaruhi secara keseluruhan.

Studi ini juga tak mengungkapkan, nutrisi apa saja dalam diet vegetarian yang berperan menurunkan tekanan darah. Namun peneliti  punya beberapa teori yang merujuk pada studi sebelumnya. Studi menunjukkan, pola makan rendah sodium serta tinggi potassium dan protein dari tanaman, bisa menurunkan tekanan darah.

Sebanyak 32 hasil riset yang dikaji hanya membandingkan perbedaan mereka yang makan atau tidak makan daging. Studi tersebut hanya menjelaskan hubungan, dan tidak menunjukkan penyebab konsumsi sayur bisa menurunkan tekanan darah. Hanya 7 penelitian yang spesifik bertanya pada partisipan, apakah mereka makan daging atau tidak. Studi ini dipertimbangkan memiliki bukti yang lebih kuat.

Hasil yang dikombinasi secara keseluruhan menunjukkan, pola makan vegetarian merupakan sebab utama penurunan tekanan darah dibanding pemakan daging, tanpa dipengaruhi faktor lainnya. 

Meski demikian, salah seorang kardiolog berpendapat, hasil studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Internal Medicine ini masih sangat awal. Ia masih akan menunggu riset pendukung lainnya sebelum menyarankan pasien sepenuhnya untuk menghindari dagung.

"Kebanyakan data berasal dari hasil kajian. Totalnya, hanya 311 pasien yang mengikuti evaluasi dalam perlakuan klinis dengan durasi terbatas. Studi ini membutuhkan penelitian lebih jauh," kata Gregg Fonarow dari Divisi Kardiologi di UCLA, Los Angeles.