Showing posts with label fit. Show all posts
Showing posts with label fit. Show all posts

Sunday, March 29, 2015

Pria Paruh Baya Fit Lebih Kecil Terkena Kanker Paru-paru dan Kolorektal

JEGEG-BEAUTY, Pria umur akhir 40-an yang sangat fit ternyata memiliki risiko lebih kecil terkena kanker paru-paru dan kolorektal. Demikian kesimpulan sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Oncology.

Penelitian itu juga mengungkapkan, kadar kebugaran tinggi itu tampaknya juga meningkatkan kesempatan para pria itu untuk dapat bertahan hidup ketika belakangan mereka terdiagnosa kanker. Para ilmuwan dari University of Vermont mengatakan perbaikan kebugaran sedikit saja ternyata membantu mengurangsi risiko kanker.

Aktif secara fisik dan mengadopsi pola makan sehat seimbang sudah diketahui luas merupakan faktor penting untuk mengurangi risiko terkena penyakit kanker dan penyakit-penyakit lainnya.

Namun penulis penelitian Dr. Susan Lakoski mengatakan akan lebih bermanfaat bagi masyarakat untuk memberi tahu seberapa banyak mereka perlu memperbaiki kebugarannya agar risiko kanker mereka berkurang sampai di tahap yang dapat diterima. Informasi itu dapat berbentuk rencana personal yang dimulai dengan pengukuran kebugaran kardio respiratori mereka.

Penelitian ini melibatkan 14 ribu pria berusia antara 46 sampai 50 di Texas. Mereka diperiksa tingkat kebugaran kardio-respiratori mereka dengan cara membuat mereka berlari di treadmill sampai kepayahan.

Setelah itu kadar kebugaran mereka diperiksa secara teratur selama rata-rata enam setengah tahun antara 1971 dan 2009.

Penelitian ini menemukan pria dengan kadar kebugaran tinggi di usia paruh baya risiko terkena kanker paru-paru berkurang sampai 55 persen dan risiko kanker kolorektal berkurang sampai 44 persen. Pria dengan kadar kebugaran rendah adalah mereka yang butuh lebih dari 12 menit untuk lari atau berjalan sejauh satu mil.

Namun studi menemukan pria fit di usia baya tidak mengalami pengurangan risiko kanker prostat. Para peneliti mengatakan alasan pasti penemuan ini belum diketahui namun pria dengan kadar kebugaran yang tinggi mungkin lebih baik menjaga kesehatan dengan lebih baik sehingga cenderung menjalani pemeriksaan kanker prostat sehingga terdiagnosa lebih dahulu.

Dr Lakoski mengatakan kebugaran sebelum diagnosa kanker itu penting. "Pesan pencegahan ini dimulai lebih dini, jauh sebelum kanker terbentuk di dalam tubuh," katanya.
"Perilaku sehat dan kebugaran di masa muda berdampak hingga 20 atau 30 tahun kemudian. Ini yang sering tidak kita sadari," ujarnya.Dalam penelitian itu, ia menemukan sejauh masyarakat memiliki kebugaran yang tinggi, mereka memiliki banyak keuntungan.

Tom Stansfelt, petugas informasi kesehatan di Cancer Research UK mengatakan,"Meneliti kaitan antara kebugaran pria dan risiko kanker, tak hanya jumlah aktivitas fisik yang mereka lakukan adalah pendekatan baru."

"Hasil penelitian ini mengonfirmasi manfaat aktivitas fisik dalam menurunkan risiko pria terkena kanker usus besar. Menariknya, penelitian ini juga menemukan efek positif kebugaran dalam menurunkan risiko kanker paru-paru. Namun tetap diperlukan lebih banyak studi untuk mengerti kaitan potensial ini lebih baik."

Dalam penelitian lain terhadap wanita ditemukan aktivitas fisik dapat menurunkan risiko kanker payudara dan rahim. "Aktif secara fisik bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Penelitian ini menunjukkan, olah raga memberi manfaat lebih dari menyehatkan jantung," katanya.

Thursday, March 26, 2015

Tips Tetap Sehat dan Bugar Meski Sibuk Bekerja

JEGEG-BEUATY, Dengan kesibukan yang padat, ditambah waktu tempuh ke tempat bekerja yang cukup lama membuat penduduk di kota besar seperti Jakarta rentan terserang penyakit seperti flu dan batuk. Meski begitu, bukan berarti orang-orang yang sibuk bekerja tak bisa mengakali agar tetap fit dan bugar.

"Pola makan harus baik, pagi sarapan, siang makan tepat waktu jangan terlambat. Jangan lupa olahraga, yang paling mudah lari atau jalan cepat. Dianjurkan tiga kali seminggu minimal setengah jam,"kata Ketua Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (Perdoki) dr Nusye E Zamsiar.

Makan teratur dengan kandungan gizi lengkap dikatakan dr Nusye sangat penting sebab mag menjadi salah satu penyakit yang banyak menyerang pekerja. Maka dari itu, sebelum perut terasa perih, sudah sebaiknya segera 'diisi' meskipun dengan makanan ringan yang sehat. Atau, bisa juga diakali agar tak gampang kena mag yakni makan sedikit tetapi dengan frekuensi sering.

"Kalau tubuh sedang drop bisa minum suplemen, tapi jangan berlebihan. Sehari satu kali, yang penting jangan overdosis," lanjut dr Nusye ditemui usai Konferensi pers Saridon White and Black di Intercontinental Hotel MidPlaza, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Selain mag, penyakit lain yang umumnya dialami pekerja kantoran yaitu infeksi saluran kencing. Sebab, biasanya di tempat ber-AC orang jadi malas minum karena udaranya dingin dan malas berjalan ke toilet. Maka dari itu, dr Nusye mengingatkan untuk minum air dalam jumlah cukup dan jangan malas ke toilet.

Caranya, letakkan gelas atau botol di meja kerja dan biasakan dalam sehari harus habis beberapa gelas atau botol air. Jika pulang kerja terlalu malam, dr Nusye menyarankan untuk makan terlebih dulu. Namun, saat dirasa pekerjaan sudah selesai, akan lebih baik jika langsung pulang dan beristirahat. Apalagi, jika hanya di kantor untuk 'bermain-main' saja.

"Namanya kerja ya sebaiknya kerja, kalau tidak melakukan pekerjaan ya sebaiknya pulang. Di kantor cuma main games atau menonton sesuatu kan ada aktivitas di tangan atau mata itu. Terlalu sering dilakukan, maka akan menggerakkan otot tangan dan mata, nanti bisa muncul keluhan di jari, pergelangan tangan, atau mata," terang dr Nusye.