Showing posts with label Yoga. Show all posts
Showing posts with label Yoga. Show all posts

Tuesday, June 2, 2015

Gerakan Yoga Untuk Kesehatan Payudara

JEGEG-BEAUTY, Tak hanya membuat tubuh lebih bugar, yoga juga bisa menjaga kesehatan payudara. Sejumlah gerakan dinilai bisa mengurangi beban payudara sehingga mengurangi risiko penyakit.

Beberapa pose ini juga bisa Anda lakukan di rumah. Tak sabar mencobanya? berikut keenam pose yoga untuk menyehatkan payudara, seperti dikutip Allwomenstalk, Selasa (2/6/2015):

1. Bridge pose

Pose ini bisa mudah Anda lakukan. Dengan posisi tidur, dan lengan di bawah, angkat perut Anda. Tahan selama Anda bisa dan kemudian beralih ke pose baru.

2. Cobra pose

Pose ini dapat meregangkan otot-otot payudara Anda. Mulailah dengan bertumpu pada perut, kemudian tempatkan tangan di kedua sisi dan angkat tubuh bagian depan. Anda harus pastikan, kaki hingga pangkal paha berada di tanah.

3. Warrior pose

Bagian terbaik? Siapa saja bisa menguasainya. Pose ini bisa melatih otot lengan dan payudara agar tidak kendur.

4. Viparita Karani

Biarkan punggung menyentuh lantai dan letakkan kaki lurus ke atas-ke dinding. Pose ini bisa mengistirahatkan dan membuat payudara lebih sehat.

5. Triangle pose

Pose ini tidak hanya melatih otot bahu tapi juga otot payudara. Selain itu, pose ini juga menjaga pinggul dan otot tulang belakang agar tidak cepat lelah.

6. Bow pose

Pose ini mungkin agak sedikit menarik payudara Anda. Jangan khawatir, pose ini cukup aman. Namun bila Anda tidak bisa melakukannya tidak perlu memaksakan kemampuan tubuh Anda.

Saturday, April 25, 2015

Waktu Terbaik Melakukan Yoga

JEGEG-BEAUTY, merupakan latihan fisik yang bisa dilakukan oleh siapapun, kapan saja dan di mana saja. Tapi tahukah Anda kalau yoga paling baik dilakukan pada pagi dan malam hari?

Instruktur yoga dari Pusat Latihan Yoga Yayasan Ananda Marga Indonesia, I Ketut Indrayana mengatakan, semakin sering latihan yoga sebenarnya makin baik. Namun pada saat bangun tidur pagi dan sebelum tidur di malam hari adalah puncak esensi yoga.

"Pagi, sesaat setelah bangun tidur dan sebelum tidur di malam hari paling baik untuk kita berpikir tentang Dia, tentang Tuhan. Apapun agama Anda, apapun kepercayaan Anda. Kita perlu berterima kasih atas kehidupan yang diberikan oleh-Nya," kata Indra di sela-sela acara Yoga Festival 2015 di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Mengenai manfaat kesehatan yoga, jangan ditanya. Menurut Indra, yoga efektif dalam mengatur ritme jantung, menurunkan tekanan darah tinggi serta mencegah stres.

Wednesday, April 22, 2015

5 Cara Jadikan Meditasi Jadi Kegiatan Menyenangkan

JEGEG-BEAUTY, Rutin meditasi datangkan keajaiban bagi tubuh. Stres, depresi, cemas, baby blues setelah melahirkan akan sirna seketika dengan meditasi. Memang cukup sulit untuk duduk dengan mata terpejam selama 20 menit. Tapi, bila kita terbiasa meditasi menjadi kegiatan yang menyenangkan.
Di bawah ini terdapat sejumlah cara agar meditasi terasa menyenangkan seperti dikutip Boldsky, Selasa (14/4/2015)
1. Ajak teman
Teman dekat dapat membuat meditasi lebih menyenangkan. Ajak dia untuk meditasi dengan bersama-sama melakukan yoga rave. Selain menyehatkan, meditasi bersama teman dekat akan memperkuat hubungan Anda berdua.
2. Coba lokasi baru
Meditasi dapat dilakukan di mana saja. Di atas gunung, bahkan di dalam mobil saat terjebak macet pun dapat dijadikan sebagai lokasi meditasi. Agar meditasi lebih menyenangkan, coba carilah lokasi baru saat libur. 
3. Gunakan musik
Mendengarkan musik yang mampu menenangkan membuat meditasi lebih fokus dan menyenangkan.
4. Bergabung kelas yoga
Yoga memberi keseimbangan dan mendorong kekuatan lebih fleksibel. Meditasi terasa lebih menyenangkan ketika Anda mempelajari ini juga.
5. Jadikan meditasi sebagai kegiatan bersama teman-teman
Bila saat berkumpul Anda dan sahabat kerap menghabiskan waktu di mall, tak ada salahnya untuk melakukan meditasi bersama-sama. Apalagi bila dilakukan lebih dari 2 orang, meditasi terasa lebih menyenangkan.

Wednesday, April 1, 2015

Rokok Bisa Picu Kuman TB

JEGEG-BEAUTY, Banyak orang yang sudah tertular kuman tuberkulosis (TB), tetapi tidak sakit. Hal itu terjadi karena kuman TB hanya "tidur" di dalam tubuh atau dikenal dengan TB laten. Jika daya tahan tubuh seseorang menurun, kuman TB dapat bangkit sehingga membuat seseorang sakit TB.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI Tjandra Yoga Aditama mengatakan, salah satu hal yang bisa membangkitkan kuman TB adalah merokok."Sebanyak 20 persen TB berhubungan dengan rokok. Perokok dua sampai tiga kali lebih sering sakit kalau sudah TB laten. Menurut penelitian, orang perokok TB jadi lebih sering kambuh," kata Tjandra beberapa waktu lalu di Jakarta.

Guru Besar Ilmu Paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini mengatakan, perokok pun lebih rentan tertular TB. Ia menjelaskan, racun-racun dalam asap rokok dapat merusak paru-paru manusia dan menurunkan daya tahan tubuh. Akibatnya, tubuh tak dapat menangkal kuman TB dan mengaktifkan kuman TB laten.

Pasien TB pun harus berhenti merokok. Jika tidak, TB akan sulit disembuhkan atau menjadi penyakit yang lebih parah."Kalau merokok, pengobatannya jadi lebih lama. Jika setelah sembuh lalu kembali merokok, ya bisa kambuh lagi," ujar Tjandra.

Menurut Tjandra, masalah rokok penting ditanyakan kepada pasien TB. Dokter harus menanyakan apakah pasien TB memiliki kebiasaan merokok. Dokter kemudian akan meminta pasien untuk berhenti merokok.

Bahkan, dokter bisa membantu pasien melakukan langkah-langkah untuk berhenti merokok. Setelah sembuh, pasien TB perokok pun sebaiknya dikontrol agar tidak kembali merokok.

Untuk mengobati penyakit ini, pasien TB harus rutin minum obat selama 6 bulan. Jika tidak patuh minum obat atau berhenti di tengah jalan, pasien bisa menjadi kebal dengan obat atau multidrug resistance (MDR) TB. Pengobatan akan menjadi lebih lama, yakni 1,5 hingga 2 tahun.