Showing posts with label Stres. Show all posts
Showing posts with label Stres. Show all posts

Saturday, April 25, 2015

Waktu Terbaik Melakukan Yoga

JEGEG-BEAUTY, merupakan latihan fisik yang bisa dilakukan oleh siapapun, kapan saja dan di mana saja. Tapi tahukah Anda kalau yoga paling baik dilakukan pada pagi dan malam hari?

Instruktur yoga dari Pusat Latihan Yoga Yayasan Ananda Marga Indonesia, I Ketut Indrayana mengatakan, semakin sering latihan yoga sebenarnya makin baik. Namun pada saat bangun tidur pagi dan sebelum tidur di malam hari adalah puncak esensi yoga.

"Pagi, sesaat setelah bangun tidur dan sebelum tidur di malam hari paling baik untuk kita berpikir tentang Dia, tentang Tuhan. Apapun agama Anda, apapun kepercayaan Anda. Kita perlu berterima kasih atas kehidupan yang diberikan oleh-Nya," kata Indra di sela-sela acara Yoga Festival 2015 di Taman Menteng, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Mengenai manfaat kesehatan yoga, jangan ditanya. Menurut Indra, yoga efektif dalam mengatur ritme jantung, menurunkan tekanan darah tinggi serta mencegah stres.

Thursday, April 23, 2015

Nonton TV dan Baca Buku Cara Ampuh Redakan Stres

JEGEG-BEAUTY, Tak perlu liburan jauh-jauh hingga luar negeri untuk menghilangkan stres. Hal-hal sederhana seperti menonton televisi, main puzzle, mendengarkan musik hingga menjahit ternyata obat ampuh pereda stres.

Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari University of California terhadap 115 peserta baik pria dan wanita dengan rentang usia 20 sampai 80 tahun.

Mereka diminta menggunakan sebuah alat yang mampu mengukur detak jantung saat beraktivitas. Para peneliti akan secara acak mewawancarai mereka dan meminta melakukan aktivitas ringan dan menceritakan pengalaman akan hal tersebut.

Ternyata, semua peserta langsung memiliki tingkat stres yang jauh lebih rendah ketika melakukan kegiatan rekreatif. Berdasarkan catatan peneliti, stres mampu berkurang 34 persen dan perasaan sedih menurun hingga 18 persen saat melakukan aktivitas rekreasi. Plus, detak jantung partisipan rata-rata berkurang tiga persen.

Menurut peneliti, sebenarnya hal ini mudah dipahami. Saat manusia melakukan hal-hal yang disukai, mereka cenderung lebih rileks dan bahagia. Jadi, aktivitas rekreasi perlu dilakukan setelah berjam-jam bekerja seperti dilansir Healthmeup

Wednesday, April 22, 2015

5 Cara Jadikan Meditasi Jadi Kegiatan Menyenangkan

JEGEG-BEAUTY, Rutin meditasi datangkan keajaiban bagi tubuh. Stres, depresi, cemas, baby blues setelah melahirkan akan sirna seketika dengan meditasi. Memang cukup sulit untuk duduk dengan mata terpejam selama 20 menit. Tapi, bila kita terbiasa meditasi menjadi kegiatan yang menyenangkan.
Di bawah ini terdapat sejumlah cara agar meditasi terasa menyenangkan seperti dikutip Boldsky, Selasa (14/4/2015)
1. Ajak teman
Teman dekat dapat membuat meditasi lebih menyenangkan. Ajak dia untuk meditasi dengan bersama-sama melakukan yoga rave. Selain menyehatkan, meditasi bersama teman dekat akan memperkuat hubungan Anda berdua.
2. Coba lokasi baru
Meditasi dapat dilakukan di mana saja. Di atas gunung, bahkan di dalam mobil saat terjebak macet pun dapat dijadikan sebagai lokasi meditasi. Agar meditasi lebih menyenangkan, coba carilah lokasi baru saat libur. 
3. Gunakan musik
Mendengarkan musik yang mampu menenangkan membuat meditasi lebih fokus dan menyenangkan.
4. Bergabung kelas yoga
Yoga memberi keseimbangan dan mendorong kekuatan lebih fleksibel. Meditasi terasa lebih menyenangkan ketika Anda mempelajari ini juga.
5. Jadikan meditasi sebagai kegiatan bersama teman-teman
Bila saat berkumpul Anda dan sahabat kerap menghabiskan waktu di mall, tak ada salahnya untuk melakukan meditasi bersama-sama. Apalagi bila dilakukan lebih dari 2 orang, meditasi terasa lebih menyenangkan.

Wednesday, April 1, 2015

Hilangkan Stres dengan Bersyukur

JEGEG-BEAUTY, Kapan terakhir kalinya Anda merasa sangat stres dan benar-benar larut ke dalam situasi stres tersebut? Detak jantung meningkat, telapak tangan berkeringat dan napas menjadi cepat. Semakin kita memikirkan masalah tersebut, makin streslah diri kita.

Jangan khawatir, Anda tidak sendiri. Semua itu adalah reaksi paling lazim saat kita terkena stres. Kabar buruknya, semakin stres diri kita, semakin sulit mengatasi stres atau masalah penyebab stres. Namun sebetulnya kita bisa melatih pikiran mengatasi stres dengan mengucapkan syukur.

Rasa syukur adalah kekuatan dasyat yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan. Rasa terima kasih membantu kita membangun hubungan yang kuat, koneksi lebih baik dengan masyarakat. Bahkan terbukti juga membangun dampak positif terhadap penghasilan kita.

Orang yang penuh rasa syukur ternyata juga lebih fit secara fisik, memiliki tekanan darah lebih rendah dan menderita lebih sedikit stres.

Mengurai manfaat rasa syukur dalam mengatasi stres, psikolog Robert Emmons menjelaskan,"Rasa syukur membangun sistem kekebalan psikologis yang memberi bantalan untuk kita ketika jatuh. Orang yang penuh syukur lebih kebal terhadap stres kecil dalam keseharian atau pun masalah pribadi besar."

Robert juga punya pertanyaan khusus mengenai rasa terimakasih yang membantu mengatasi situasi stres. Pertanyaan ini membantu ketika kita merasa buntu karena memaksa diri melewatinya dan membantu mendapatkan perspektif baru serta mendapatkan pendekatan lebih proaktif. Semua itu dinilai bakal membantu mengurangi kadar stres.

Pertanyaan itu, misalnya, Apa pelajaran yang didapat dari pengalaman ini? Dapatkah saya menemukan cara bersyukur atas apa yang terjadi kendati saya tak ada ketika hal ini terjadi? Kemampuan apa yang keluar dari pengalaman itu yang mengejutkan diri saya? Bagaimana saya menjadi orang yang saya inginkan karena peristiwa ini?

Apakah perasaan negatif membatasi atau mencegah kemampuan untuk bersyukur sejak peristiwa ini terjadi? Apakah pengalaman menghilangkan hambatan pribadi yang sebelumnya menghambat saya merasa bersyukur?

Kunci dari rasa syukur adalah melatihnya seperti melatih otot, semakin kita sering bersyukur, semakin kuat rasa itu dan semakin mudah bagi kita untuk konsisten mempraktikkannya.

Lain waktu, ketika merasa stres dan terjebak dalam kebuntuan, ajukan pertanyaan-pertanyaan itu kepada diri sendiri. Dengan begitu kita mendapatkan apresiasi terhadap tantangan yang sedang dihadapi dan bagaimana tantangan itu mengeluarkan sisi terbaik diri kita. Lakukan itu melalui kesadaran akan ketrampilan yang sudah ada atau membangun ketrampilan baru.